Dampak Cuaca Ekstrem: KAI Batalkan 38 Jadwal Keberangkatan di Jakarta dan Semarang
Dampak Cuaca Ekstrem: KAI Batalkan 38 Jadwal Keberangkatan di Jakarta dan Semarang
Keamanan Jalur Menjadi Kendala Utama
Curah hujan yang terus meningkat menyebabkan beberapa titik perlintasan tidak layak dilalui demi alasan keselamatan. KAI melaporkan bahwa luapan air di wilayah Jakarta dan Semarang menghalangi operasional normal, sehingga pemeriksaan teknis secara berkala terus dilakukan untuk memantau kelayakan jalur.
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa rekayasa operasi harus segera dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
"Prioritas tertinggi kami adalah keselamatan penumpang dan perjalanan kereta. Akibat meluasnya titik genangan dan potensi keterlambatan yang tinggi, kami terpaksa menerapkan rekayasa pola operasi, mulai dari pengalihan jalur, pengurangan kecepatan, hingga pembatalan keberangkatan," jelas Anne melalui pernyataan resminya.
Langkah-Langkah Mitigasi KAI:
- Pengalihan Rute: Mengarahkan rangkaian kereta ke jalur alternatif yang lebih aman dari banjir.
- Pembatasan Kecepatan: Mewajibkan masinis mengurangi kecepatan di titik-titik yang mendekati batas aman air.
- Refund Tiket: Memberikan opsi bagi calon penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Wilayah Paling Terdampak:
Berdasarkan data operasional, wilayah yang mengalami dampak terparah meliputi:
- Daop 1 Jakarta: Terhambat oleh curah hujan ekstrem yang merendam beberapa ruas jalan dan jalur rel ibu kota pagi ini.
- Daop 4 Semarang: Mengalami gangguan serupa akibat tingginya debit air di pesisir utara Jawa.

Komentar
Posting Komentar