Era Baru Skuad Garuda: Mengenal John Herdman, Sang Arsitek Kebangkitan Timnas Indonesia

Era Baru Skuad Garuda: Mengenal John Herdman, Sang Arsitek Kebangkitan Timnas Indonesia


Jakarta, 16 Januari 2026 – Sepak bola Indonesia resmi memasuki babak baru. PSSI telah menjatuhkan pilihan kepada John Herdman untuk menakhodai Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris ini didatangkan bukan sekadar untuk menyusun taktik, melainkan untuk merevolusi budaya sepak bola tanah air, sebuah keahlian yang telah ia buktikan di berbagai negara sebelumnya.

Detail Kontrak dan Peran Strategis

John Herdman mengemban tanggung jawab besar dengan skema kontrak 2+2 (dua tahun awal dengan opsi perpanjangan dua tahun). Tidak hanya memegang tim senior, pelatih berusia 50 tahun ini juga akan mengarsiteki Timnas U-23 Indonesia.
Untuk jasanya dalam mentransformasi performa Merah Putih, Herdman dilaporkan menerima kompensasi sebesar Rp670 juta per bulan.

Rekam Jejak: Spesialis Pengangkat Derajat Tim "Underdog"

Kehadiran Herdman membawa ekspektasi tinggi mengingat profilnya yang gemilang dalam mengangkat prestasi tim nasional dari titik terendah:
  • Transformasi Kanada (Tim Putra): Herdman adalah aktor di balik kembalinya Kanada ke putaran final Piala Dunia 2022 setelah absen selama 36 tahun. Di bawah arahannya, peringkat FIFA Kanada meroket hingga posisi ke-32 pada awal 2022.

  • Prestasi Kanada (Tim Putri): Ia sukses mempersembahkan medali emas Pan American Games 2011, serta dua medali perunggu Olimpiade (London 2012 & Rio 2016). Ia bahkan membawa tim putri Kanada menduduki peringkat 4 dunia.

  • Keberhasilan di Selandia Baru: Sebelum di Amerika Utara, ia berhasil meloloskan tim putri Selandia Baru ke ajang bergengsi seperti Piala Dunia (2007 & 2011) serta Olimpiade Beijing 2008.

Agenda Besar dan Tantangan Mendatang

Tugas pertama Herdman sudah menanti di depan mata. Ia dijadwalkan akan memimpin langsung perjuangan tim Garuda dalam dua ajang krusial:
  1. ASEAN Championship (Piala AFF): Turnamen regional ini akan digelar pada Juli 2026, yang akan menjadi panggung debut Herdman untuk menunjukkan tajinya di Asia Tenggara.

  2. Piala Asia 2027: Herdman memiliki misi besar untuk melampaui pencapaian sebelumnya di Arab Saudi nanti.

Sebagai catatan, pada edisi Piala Asia 2023 di Qatar, Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong berhasil menorehkan sejarah dengan mencapai babak 16 besar. Meski langkah mereka terhenti oleh Australia, pencapaian tersebut menjadi standar tinggi yang kini harus dikembangkan lebih jauh oleh Herdman.

Kesimpulan

Dengan reputasi sebagai pelatih yang mampu mengubah mentalitas dan cara bermain tim-tim non-unggulan, John Herdman diharapkan mampu membawa Indonesia melangkah lebih jauh dari sekadar jagoan regional, menuju panggung elit dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Canda dan Trauma: Kisah "Emak-emak" Lumajang yang Minta Gunung Semeru Dipindahkan

Konfrontasi di Persidangan: Ammar Zoni Sangkal Sebutan 'Gudang' Sabu dalam BAP

Update Banjir Jakarta 2026: Genangan Meluas di 63 RT, Akses Jalan Terhambat hingga Kedalaman 1 Meter